Sunday, August 9, 2020

Pentingnya Peran Orangtua Menjadi “Guru” Selama Pandemi

 Sejak diberhentikannya aktivitas tatap muka langsung di sekolah, kegiatan belajar mengajar di sekolah terhenti dan diganti melalui daring. Hal tersebut memerlukan adaptasi bagi semua kalangan baik dari pengajar dan peserta didik. Orangtua juga mempunyai peran baru sebagai guru pertama belajar anak-anak selama di rumah. Mulai dari mengenalkan usaha jual masker kain yang banyak menarik perhatian di pinggir jalan atau dengan kecanggihan ponsel untuk berkomunikasi.


Sebagai orangtua, Anda mungkin merasa sedikit kerepotan ketika sekolah dilakukan melalui daring di rumah. Berbagai aktivitas baru mulai dilakukan dan beberapa aktivitas rutin terhambat karenanya. Untuk tetap mengimbangi kebutuhan anak selama belajar di rumah, Anda harus menjadi sosok yang bisa membimbing mereka dan menjadi guru teladan pula.

Peran Orangtua Sebagai Guru

Nah, selama pandemi ini peran Anda sebagai guru akan lebih banyak dan memerlukan sistem manajemen yang baik sehingga proses belajar di rumah bisa berjalan maksimal. Yuk, simak ulasannya untuk Anda:

  1. Mengajar pelajaran sekolah

Belajar daring dilakukan dalam waktu singkat dan ditutup dengan tugas sekolah yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Anda harus kembali menjelaskan apa yang belum dimengerti dari penjelasan guru oleh putra putri Anda. Menjelaskannya pun tidak akan mudah. Anda harus bersabar dan menyesuaikan dengan mood putra Anda. Pilihlah waktu mengulang pelajaran yang tepat seperti di sore atau malam hari.

 

  1. Membantu mengerjakan tugas

Jumlah tugas yang diberikan selama belajar dari rumah cukup banyak dibandingkan biasanya. Karena berada di rumah, mau tidak mau Anda lah yang akan dimintai tolong oleh putra putri Anda. Jangan mengerjakan tugasnya, bantu saja mengerjakan dengan menuntun secara perlahan. Coba tawari anak Anda waktu yang dipilih untuk mengerjakan tugas dengan tetap memperhatikan deadline dari guru sekolah.

 

  1. Memberikan edukasi corona

Selama pandemi ini, masyarakat harus dihimbau untuk menaati protokol new normal yang diberlakukan oleh pemerintah. Putra-putri Anda mungkin belum sepenuhnya memahami apa itu corona dan seberapa bahayanya virus tersebut. Untuk menjaga kesehatan dan keselamatannya pula Anda harus memberikan edukasi terkait corona.

 

Penjelasan yang Anda berikan harus singkat, mudah dipahami dan tidak bertele-tele. Cobalah menjelaskan corona dengan mengibaratkannya seperti sebuah monster dari film atau animasi yang mereka sukai. Kemudian pastikan mereka mengetahui pentingnya masker yang bisa dibeli dari berbagai gerai yang jual masker kain.

 

  1. Mengatur jadwal bermain

Anak tentu bosan ketika harus berdiam lama-lama di rumah dan tidak ada teman untuk bermain. Anda bisa mengatur jadwal bermainnya dengan teratur. Tetapi tambahkan catatan bahwa mereka harus menaati aturan new normal seperti mengenakan masker ketika bermain dengan teman. Berilah kesempatan mereka bermain di luar rumah dengan tetangga terdekat kurang lebih satu jam. Pastikan lingkungan Anda aman dari Covid-19.

 

  1. Memberikan pengarahan aktivitas

Kontrol kegiatan atau aktivitas anak selama di rumah berada di bawah arahan Anda. Oleh sebab itu pastikan Anda mengatur aktivitasnya dengan baik. Ajaklah anak untuk berdiskusi dan imbangi aktivitas mulai dari belajar, bermain, merawat diri dan istirahat yang cukup.

Itulah peran orangtua sebagai guru selama pandemi Covid-19 ini. Diharapkan para orangtua yang lain juga segera menerapkan hal yang serupa untuk menjaga keberlangsungan pertumbuhan fisik maupun mental dari buah hati. Anda wajib membelikan mereka masker fullprint dari gerai yang jual masker kain terdekat. Pastikan mereka menggunakan masker ketika keluar rumah, ya.
Share:

0 comments:

Post a Comment