Friday, May 15, 2020

Kisah Anton, Sang Penjual Otak-otak yang Menawarkan Baca Buku Gratis


Ada hal tak terduga yang kadang terjadi dalam kehidupan yang bisa kita temui di mana saja. Pasang surut kehidupan yang memiliki cerita masing-masing. Orang-orang yang berjuang di tengah kesulitan ekonomi era modern masih memiliki niat tulus dan ikhlas untuk berkontribusi besar dalam kehidupan orang lain. Salah satu kisah inspiratif datang dari sosok Anton, penjual otak-otak di Cilacap yang memiliki perpustakaan keliling. Sangat menarik, ya?

Siapa sosok Anton yang memiliki hati tulus untuk sedekah ilmu?

Nama lengkap tokoh muda inspiratif tersebut adalah Anton Wibowo. Ia menjadi sosok yang dikenal masyarakat sekitar setelah memutuskan untuk membuat perpustakaan buku keliling. Saban berjualan otak-otak, ia membawa buku-buku yang bisa dipinjam oleh siapa saja. Menurut pemuda yang hobi membaca ini, meminjamkan buku untuk orang lain sama dengan sedekah ilmu.

Niat Anton untuk membuka perpustakaan keliling memang berawal dari hobinya membaca buku. Ia pun membawa koleksi buku dalam kantong plastik yang digantungkan pada gagang kemudi sepeda motor saat tengah berjualan otak-otak. Di sekitar lokasi berdagang, para buruh pabrik tertarik untuk membaca dan meminjam buku-buku yang dibawa oleh Anton. Berawal dari minat orang lain pada buku yang ia bawa, Anton semakin semangat untuk menularkan minat membaca. Ia lantas ingin menciptakan Gerakan Membaca di sekitar kota Cilacap.

Tak hanya sendiri, Anton juga mengajak teman bernama Syarifudin untuk membuka perpustakaan keliling. Mereka aktif membuka lapak sekaligus meminjamkan koleksi buku-buku kepada orang yang antusias membaca di Alun Alun Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah setiap bulan Ramadhan tiba.

Syarifudin menganggap bahwa niat tulus Anton telah menumbuhkan semangat dalam dirinya. Arif—nama panggilan Syarifudin—ikut menyumbangkan buku sebagai koleksi perpustakaan keliling milik Anton ini. Ia pun aktif membantu mencatat nama-nama peminjam buku koleksi yang diberikan kesempatan meminjam paling lama sekitar satu minggu. Para peminjam akan mengembalikan buku yang dipinjam setelah masa tenggang berakhir ke lapak yang digelar Anton dan teman-teman.


Kebaikan untuk sang pemuda inspiratif

Gerakan #SidarejaMembaca merupakan salah satu kegiatan positif yang dijalankan oleh Anton dibantu dengan teman-temannya. Ia berinisiatif menciptakan generasi muda yang gemar membaca. Kepercayaan dalam diri Anton yakin bahwa membaca buku bisa menjadi sarana mendapatkan kehidupan lebih baik. Sang sahabat yang bernama Arif mengaku bahwa hal positif bersama Anton bisa mengubah kehidupannya. Ya, Arif merupakan pemuda yang lebih suka keluyuran atau mabuk saat bekerja dulu.

Percayalah, niat yang tulus akan berdampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Mulai saja dengan langkah sederhana lebih dulu. Kita bisa mengikuti langkah Anton dengan mengikuti program campaign #AwaliDenganKebaikan dari Allianz Syariah. Berikan secercah kebahagiaan untuk orang baik seperti Anton dan teman-temannya. Menciptakan generasi yang cinta membaca ditengah keterbatasan. Keinginan Anton dan kawan-kawan, #SidarejaMembaca bisa semakin berkembang pesat.

Kita bisa mengikuti program asuransi syariah Indonesia agar bisa turut berbagi dengan sesama. Lewat produk asuransi syariah yang ditawarkan Allianz, peserta bisa menggunakan fitur-fitur menarik. Ada fitur Allisya Protection Plus, Wakaf, Allianz Maxi Plus, dan lain-lain yang bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, ya!

Dengan iuran yang kita bayarkan setiap bulan, kita turut membantu sesama peserta asuransi yang terkena musibah atau orang-orang yang butuh bantuan. Bukankah membantu sesama umat yang membutuhkan adalah kewajiban setiap muslim? Yuk, sebarkan kebaikan pada sesama lewat kampanye kebaikan Allianz Syariah sekarang juga!

Share:

0 comments:

Post a Comment